Seperti Ini Contoh Gigitan Tungau yang Perlu Perhatian Khusus

Banyak orang yang tidak bisa membedakan antara gigitan tungau dan nyamuk. Karena bentuknya mirip sekali. Namun, setelah Anda tahu contoh gigitan tungau, Anda akan tahu perbedaannya.

Ini sangat fatal. Karena banyak yang menganggap gigitan nyamuk itu sama dengan gigitan tungau, mereka akhirnya menemui masalah besar. Ketika orang tercinta digigit tungau tapi dikira itu gigitan nyamuk, orang tercinta akhirnya mengalami masalah serius.

Anda harus tahu ada akibat buruk yang bisa terjadi jika terkena gigitan tungau kasur. Bahkan, ada potensi terjadi gangguan pernafasan akibat tungau. Makanya, penting sekali untuk mengetahui perbedaan gigitan tungau dengan gigitan nyamuk.

Tanda-Tanda Terkena Gigitan Tungau Kasur

Setidaknya ada tiga tanda utama ketika seseorang digigit tungau. Apa saja itu?

  1. Kulit Menjadi Merah dan Bengkak

Gatal pasti terasa setelah terkena gigitan, entah itu tungau atau nyamuk. Namun, jika digigit tungau, gatal disertai dengan kulit yang menjadi merah. Dan lama-lama kulit menjadi bengkak.

  • Muncul Peradangan

Contoh gigitan tungau juga ditandai dengan munculnya peradangan. Biasanya, peradangan tersebut berbentuk garis panjang. Terkadang, peradangan tersebut juga berbentuk bentolan berjumlah banyak dan berkelompok. Jika Anda perhatikan ketika Anda digigit nyamuk, bentolann bisa saja banyak namun terpisah-pisah. Inilah bedanya gigitan tungau dan nyamuk.

  • Muncul Bercak

Ini tanda terakhir yang muncul. Setelah gatal, kulit kemerah-merahan, dan muncul peradangan pada kulit, lihat apakah ada bercak darah pada bed cover. Jika ada, itu artinya kulit Anda memang digigit oleh tungau, bukan nyamuk. Karena jika nyamuk yang menggigit, nyamuk tidak meninggalkan bercak. Sementara itu, tungau meninggalkan bercak merah. Itu adalah darah yang tercecer setelah tungau kasur menggigit kulit Anda.

Nah, sekarang sudah tahu kan contoh gigitan tungau? Semoga saja setelah ini Anda tidak salah melakukan penilaian lagi. Ini sangat penting karena akibat gigitan nyamuk dan gigitan tungau itu beda. Ada bahaya luar biasa yang bisa terjadi jika terkena gigitan tungau.

Bukan Hanya Gatal Saja Gejala yang Ditimbulkan

Siapa bilang hanya gatal-gatal saja yang akan Anda rasakan setelah digigit tungau. Jangan salah. Gigitan tungau kasur juga bisa menyebabkan demam.

Bahkan, untuk orang yang memiliki kondisi tertentu, ia bisa mengalami mual. Ini bisa saja disebabkan adanya penyakit yang ditularkan setelah tungau melakukan gigitan.

Namun, yang paling sering terjadi adalah kulit melepuh. Khusus bagi orang yang memiliki kulit sensitif, hal ini sangat mungkin terjadi. Untuk itu, penting sekali setidaknya satu atau dua kali kali dalam satu tahun Anda meminta jasa sedot tungau untuk datang ke rumah. Ini penting agar kasur dibersihkan dari tungau yang mungkin bersembunyi di bagian yang tak terlihat pada kasur.

Apa yang Harus Segera Dilakukan Jika Terkena Gigitan

Perlukah Anda konsultasi dengan dokter setelah terkena gigitan tungau? Sebenarnya, hal ini tidak perlu Anda lakukan jika gigitan tersebut hanya menyebabkan gatal, kulit kemerah-merahan, atau peradangan. Karena ada sistem imun di mana tubuh akan melakukan pengobatan sendiri.

Akan tetapi, jika gejala berbahaya muncul, seperti demam dan kulit melepuh, sebaiknya Anda periksa ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan treatment khusus agar efek buruk tersebut tidak menyebar ke seluruh tubuh. Yang terpenting, pencegahan mesti Anda lakukan. Setelah Anda tahu contoh gigitan tungau dan efek buruk yang bisa terjadi, Anda harus lebih sering membersihkan kasur. Jangan sampai Anda baru rajin membersihkan kasur setelah Anda atau salah satu anggota keluarga Anda terkena gigitan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *