Bahaya Tungau yang Wajib Diketahui Oleh Para Orang Tua

Jika Anda orang tua yang punya anak kecil, pasti Anda akan memberikan perlindungan yang terbaik untuk sang buah hati. Namun, apakah itu sudah termasuk perlindungan dari bahaya tungau?

Anak kecil, terutama balita, memiliki kondisi kulit yang sangat sentitif. Jangankan terkena gigitan tungau. Digigit nyamuk saja bisa menyebabkan bintik-bintik merah yang sangat gatal.

Apalagi jika sang buah hati terkena gigitan tungau. Rasa gatal bisa sangat tak tertahankan. Bahkan, tak jarang anak terkena demam sebagai efek lain setelah gatal-gatal akibat gigitan tungau kasur.

Tentu Anda tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Itulah mengapa Anda harus membersihkan kasur secara rutin. Selain itu, Anda bisa juga coba gunakan obat pengusir tungau yang sudah digunakan oleh orang-orang terdahulu.

Tungau Menghasilkan Kotoran

Mungkin Anda sudah tahu jika gigitan tungau bisa menyebabkan rasa gatal yang luar biasa. Namun, apakah Anda sadar bahwa ada potensi berbahaya lain yang disebabkan oleh tungau?

Sebagai orang tua, Anda harus pahami hal yang satu ini. Tungau sama seperti hewan lainnya. Tungau mengeluarkan kotoran. Bayangkan saja. Tungau itu hewan yang sangat kecil. Kotorannya pun jauh lebih kecil, bukan? Makanya, kotoran tungau bisa saja terhirup oleh hidung saat anak bernafas.

Anda pasti akan sangat khawatir ketika membayangkan anak tidur di kasur yang ada kotoran tungau. Kotoran bisa masuk ke hidung anak dan menyebabkan masalah pernafasan. Ini bahaya tungau yang tidak banyak orang tua sadari.

Para ahli kesehatan sudah mewanti-wanti tentang risiko ini. Banyak yang hanya tahu bahwa tungau hanya menyebabkan penyakit kulit. Padahal, tungau juga bisa menyebabkan masalah pernafasan.

Apalagi bagi anak yang berisiko terkena asma. Asma yang diderita anak bisa lebih parah lagi. Karena entah itu kotoran atau tungau itu sendiri bisa masuk ke sistem pernafasan. Dan asma semakin sulit diobati.

Pencegahan Terhadap Bahaya Tungau Perlu Dilakukan

Lalu, pencegahan seperti apa yang harus Anda lakukan? Membersihkan kamar tidur dan mengganti sprei tidaklah cukup. Karana tungau bisa bersembunyi di bagian yang paling kecil di kasur. Bahkan, tidak menutup kemungkinan tungau bersembunyi di pakaian yang dikenakan oleh sang buah hati.

Setelah Anda tahu bahaya tungau untuk anak-anak, pencegahan ekstra harus Anda ketahui.

  1. Pasang Aromaterapi

Jangan hanya mengira bahwa aromaterapi itu untuk membuat kamar wangi. Tidak itu saja. Aromaterapi juga bisa mengusir tungau kasur.

Dalam hal ini, sangat direkomendasikan Anda memilih aromaterapi bunga lavender. Sekarang, banyak sekali pengharum ruangan dengan wangi bunga lavender, bukan? Atau Anda juga bisa pasang vas dan bunga lavender.

  • Usahakan Kamar Tidak Lembab

Tungau suka tempat lembab. Maka dari itu, sebaiknya Anda buka pintu dan jendela kamar setiap pagi. Ini penting agar udara segar dan sinar matahari masuk ke dalam kamar. Ini akan mencegah kamar menjadi lembab. Dan tungau pun akan pergi dengan sendirinya.

  • Bersihkan Total

Membersihkan kasur setiap hari dan menggangi bed cover seminggu sekali tidaklah cukup. Anda juga harus luangkan waktu untuk membersihkan seluruh bagian kamar tidur.

Anda tidak perlu lakukan hal tersebut setiap hari atau seminggu. Setidaknya, ada satu hari dalam satu bulan untuk membersihkan seluruh bagian kamar anak. Jika Anda tidak punya waktu, Anda bisa panggil jasa pembersih ruangan. Akan lebih baik jika Anda hubungi jasa sedot kutu kasur . Jadi, kasur akan dibersihkan dengan menggunakan vacuum agar tidak ada tungau yang bertempat tinggal di kasur.

Bahaya tungau untuk kesehatan, khususnya kesehatan anak-anak, tidak boleh disepelekan. Jika Anda orang tua yang bijak, Anda pasti akan berusaha untuk melakukan pencegahan sedini mungkin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *